Seperti biasa. Selalu indah.
Entah untuk keberapa ratus kali kita bertemu
Dari berbincang ala kadarnya….
hingga diskusi (setengah) serius
bahas hal-hal yang kadang di luar jangkauan
nalar kita
Di restoran
Di bawah pohon kelapa di sebuah pantai
Di mobil
Di warung bakso tepi jalan
Di toko buku
Di tepi danau buatan
Di kursi taman
Di warung bubur ayam
Di warung nasi uduk
Di kantor(mu)
Di mall
Di tempat-tempat lain yang sudah terlupakan.
Seperti biasa. Selalu indah
Di sana selalu saja ada kedamaian
kebahagiaan
Canda tawa, sesekali tangis bersama
mengisi relung luka dan cita-cita
Aku suka kau gembira
aku senang kau bahagia
sebab
aku juga akan bahagia
Seperti biasa. Selalu indah.
Cinta tak harus selalu bersama
tapi akan tetap indah dan indah
selama kita percaya
Seperti biasa. Selalu indah, ya?
BCD, 00.05 (26/12/10)
kepadamu, seorang yang lain daripada yang lain