Apa?

Apa yang kita cari hingga kita berlari tanpa henti?
Apa yang kita tunggu hingga kita harus termangu?
Apa yang kita harapkan sampai kita tak pernah berhenti berharap?
Apa yang kita tuju hingga kita terus berusaha maju?
Apa yang ingin kita impikan hingga kita tertidur lelap?

Aneka tanda tanya itu mendera kita setiap saat
dan kita tak juga mampu menjawabnya
namun, saat jawaban tepat datang
kita selalu terlambat, kita pun menjadi bodoh
kita sudah layu……. kita bukan apa-apa
kita bukan siapa-siapa ternyata….

Kita hanyalah makhluk serba gundah
kita sekadar makhluk kumpulan tanda tanya
tak lebih
sebab ketika kita sudah tak gundah lagi
saat kita bisa memberi makna pada tanda tanya itu
kita (lagi-lagi) terlambat. MATI!

Adakah yang kau tahu, yang lebih dari itu sahabatku?

(DEPOK, Hari Kartini 09, pk 01:30)

Tinggalkan Balasan