Maklum, Mohon Maklum, & Memaklumi

Istilah “maklum” termasuk istilah familiar di telinga kita. Dia sangat dekat dengan kita dalam keseharian. Dia sering menjadi modal dasar “kepengecutan” kita dalam segala hal. Dia pun tidak jarang menjadi kambing hitam atas keterlambatan, kesalahan, kesengajaan, kekurangan, kegilaan, bahkan kebakhilan dan kepicikan kita.

“Maklum, saya ngejar setoran,” alasan sopir angkot yang melanggar aturan.

“Maklumlah, kita ini kan orang timur,” begitu celetuk Fulan saat mengomentarai suatu keadaan.

“Harap maklum,” kata penutup surat yang sering salah kaprah.

“Mohon dimaklumi, saya kan hanya tamatan SMA,” bilang Wati yang kalah debat dengan temennya yang tamatan SMP.

“Maklum lah Ma, si Iyem itu kan hanya orang kampung,” jelas Tuan Majikan kepada Nyonya Majikan saat mengomentari kekurangan pembantunya.

Dalam KBBI, istilah “maklum” diartikan (v) paham, mengerti, tahu, dan (a) dapat dipahami. Memaklumi diartikan memahami, mengetahui. Mohon maklum di KBBI tidak ada, tapi bisa diartikan sebagai permohonan agar dipahami, dimengerti, atau diketahui……

Sayang sekali ya, sehari-hari sebagian besar dari kita ini hanya memakai yang “maklum” dan “mohon maklum”. Kita sangat enggan “memaklumi”. Akibatnya, jalanan sering macet nggak keruan, bahkan menimbulkan kecelakaan fatal; banjir dengan sampah bertebaran masuk ke rumah-rumah; gas elpiji sering jadi langka; tengah malam berisik gak “memaklumi” tetangga; perkelahian antarpelajar merajalela; guru menampar murid-muridnya; oknum artis foto-foto bugil; perceraian bertebaran akibat “mohon dimaklumi”; teror menjadi tradisi; bahkan perang menjadi alasan untuk berdamai.

Kultur dan psikis kita memang masih senang mengemis daripada memberi. Masih suka “memohon maklum” daripada “memaklumi”. Masih sering “menyesalkan” ketimbang “menyesali”. Padahal, jika setiap saat kita semua bersedia “memaklumi”, yakin seyakin-yakinnya, tidak akan ada lagi “maklum” dan “mohon maklum” yang membikin bumi memanas menyaingi matahari. Bumi menjadi damai. (09.46)

Tinggalkan Balasan